Jumat, 05 Januari 2018

UMROH-8

IHRAM DAN TALBIYAH

Ketika mengenakan baju ihram lalu bertalbiyah dari miqat, engkau harus menyadari bahwa engkau memenuhi seruan Allah SWT.Engkau tentu berharap (raja') ibadahmu akan diterima disisiNya namun amat cemas (khauf) jika Dia menolak dirimu.
Ingatlah, betapa pentingnya ucapan talbiyah ini, karena dari sinilah dimulainya prosesi ibadah umroh yang akan engkau jalani.

Tatkala Ali bin Husein baru saja berihram, tiba tiba wajahnya berubah pucat, tubuhnya berguncang dan badannya gemetar sementara lisannya tidak sanggup melantunkan talbiyah, seolah olah tercekat ditenggorokannya.Ketika ditanya, 'Mengapa engkau tidak bertalbiyah ?'
Ali bin Husein menjawab, 'Aku amat takut jika talbiyahku dijawab Allah, ' Tidak ada sambutan untukmu dan kebahagiaan bagimu '

- Asrar Al Haj, hak.237, Imam Al Ghazali
#muhasabahUTM2018

Kamis, 04 Januari 2018

UMROH-7

TALBIYAH

 لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ
'Aku penuhi panggilan-Mu Ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu'

Celakalah engkau, jika engkau berhaji (dan berumroh) dengan harta yang tidak halal, kemudian engkau bertalbiyah, maka inilah jawaban Allah :
' Tidak ada sambutan untukmu dan tidak ada kebahagian bagimu sampai kamu mengembalikan kepada pemiliknya apa yang ada di tanganmu '
Renungkanlah jawaban tersebut wahai kalian yang melantunkan talbiyah.....!
Sungguh semestinya kalian merasa sedih sekiranya talbiyah kalian dijawab Allah seperti itu.

- Asrar Al Haj, hal 238, Imam Al Ghazali-


#muhasabahUTM2018

UMROH-6

 MIQAT

' Ketika engkau memasuki Miqat dan melihat tapal batasnya, engkau harus merasakan seolah olah sedang memasuki pintu kematian'.

' Kini lepaskanlah pakaianmu dan tinggalkanlah di Miqat. Kenakanlah kain kafan, kain putih yang sederhana.

' Yang engkau kenakan adalah pakaian yang sama seperti yang dikenakan oleh orang orang lain sehingga tidak terlihat perbedaan diantara engkau dengan orang lain '

- Asral Al Haj, Imam Al Ghazali & Haji, Dr.Ali Syariati -

#muhasabahUTM2018

Jumat, 29 Desember 2017

ELIMINASI BUTA KATARAK

Program Percepatan Eliminasi Kebutaan Akibat Katarak di penghujung 2017 , kolaborasi Kemenkes, TNI dan Perdami ini berhasil mencapai 71 % lebih dari target 9000 penderita katarak dengan angka komplikasi hanya 0.4 %.
Hasil ini dinilai sangat spektakuler karena rangkaian kegiatan bakti sosial operasi katarak ini diselesaikan dalam waktu beberapa bulan saja, dilakukan secara serentak di seluruh pelosok tanah air serta melibatkan puluhan rumah sakit TNI, para Asisten Territorial (aster), ribuan personil Babinsa dan ratusan dokter mata.

Semestinya kegiatan ini dicatat ke dalam Guinness Book of Record......

Terima kasih buat para Babinsa TNI dan Dokter Mata Perdami yang telah menjadi 'ujung tombak' di dalam kegiatan akbar ini.....!.


Besar harapan Bu Menkes menjadikan kegiatan ini sebagai program rutin Kemenkes setiap tahun.

UMROH-5


DO'A UTM

'Ya Allah, kuatkanlah ikatan persaudaraan diantara kami dan perkenankanlah kami untuk dapat berkunjung ke tanah suciMu bersama saudara saudara kami.
'Kami mohon Engkau selalu menjaga kesehatan dan keselamatan diri kami sehingga kami  dapat menunaikan ibadah ini dengan baik dan lancar '.

'Ya Robb, sertailah perjalanan kami ini dengan berkah, ridho, kasih sayang dan ampunanMu'
'Penuhilah impian kami untuk bersimpuh di halaman rumahMu, bersemayam di dalam dekapanMu sembari mengalirkan air mata kerinduan kepadaMu '.

Kamis, 28 Desember 2017

UMROH-4


ESENSI IBADAH UMROH

Apa esensi dari ibadah umroh ?.
Menurut saya, esensi ibadah umroh dapat disimpulkan dari potongan kalimat talbiyah yang dilantunkan oleh para jama'ah umroh.

Seperti didengar oleh Anas - salah seorang Sahabat - Nabi Muhammad SAW mengawali ihramnya dengan mengucapkan  : لبيك عمرة لا رياء فيها ولا سمعة

'
Aku penuhi panggilanMu (labbaika) untuk menunaikan umroh tanpa ada riya dan sum'ah di dalamnya'
http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=265319

Selasa, 26 Desember 2017

UMROH-2


Perjalananan menunaikan ibadah umroh ke tanah suci Mekkah dan Madinah yang tidak berdampak kepada peningkatan ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah serta tidak merubah akhlak kita menjadi lebih baik, sesungguhnya tidak bernilai apa apa.

Perjalanan tersebut tidak lebih dari sekedar menikmati kesenangan dan keterpesonaan sesaat ketika mengunjungi kota kota modern di dunia seperti Tokyo, Singapura, Shanghai, Seoul, New York ataupun Hong Kong.

Mungkin semacam piknik instan kepada kemewahan dan kegemerlapan saja.........

#muhasabahUmrohUTM2018