Sabtu, 29 Februari 2020

KOMITE MEDIK & TKMKB BPJS JAKARTA UTARA


TIM KENDALI MUTU KENDALI BIAYA
BPJS KANTOR CABANG JAKARTA UTARA

Oleh dr. Riki Tsan, SpM

Beberapa tahun yang dulu dr. Netty Siahaan ( saat itu menjabat sebagai Direktur RSUD Cilincing ) menetapkan dr. Hendra, SpB dan dr. Riki Tsan, SpM sebagai perwakilan Komite Medik untuk dimasukkan di dalam Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) BPJS-Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Utara.

Kewajiban membentuk TKMKB serta berbagai aturan terkait struktur, tugas, tanggung jawab dan lain lain diuraikan secara rinci di dalam Peraturan BPJS Kesehatan nomor 8 tahun 2016 tentang Penerapan Kendali Mutu dan Kendali Biaya pada Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Minggu, 12 Januari 2020

MENAHAN EMOSI


Gambar terkait
Syahdan,ada seorang pengusaha  muda mengendarai sedan mewah menuju ke luar kota. 
Saat melewati perbukitan berkelok, dilihatnya sebuah truk melaju dari arah yang berlawanan.

Ketika berpapasan di tikungan jalan, sang pengemudi truk melambatkan laju kendaraannya, lalu membuka kaca jendela dan berteriak dengan keras, 'Keboo...!'

Sang pengusaha muda itu kaget. 
Dia merasa tersinggung dan langsung membuka kaca jendela mobil.
Lalu, membalas teriakan si pengemudi truk itu dengan nada emosional, 'Kamu itu yang kebo...!!', sambil tancap gas.

Selasa, 31 Desember 2019

RENUNGAN KEMATIAN MENYAMBUT TAHUN BARU


Anak anak merayakan pergantian tahun dengan pesta meriah dalam suasana yang penuh suka cita. Namun, si ibu tampak tidak begitu gembira. 

'Kenapa ibu kelihatan sedih ?', tanya salah seorang anaknya.

Dia menjawab,  'Ibu sedih, karena baru pada tahun ini  kita menyambut pergantian tahun tanpa kehadiran ayah kalian bersama sama kita’.
Seketika, anak anaknya terdiam membisu dan masing masing merasakan keharuan dan kesedihan yang amat mendalam.

Rabu, 30 Oktober 2019

SEKALI INI SAJA,TUHAN...!

Dari sebuah klinik kecil terdengar jerit tangis anak bayi memecah keheningan malam.

Seorang ibu tunanetra yang kedua matanya buta baru saja melahirkan anaknya yang pertama.
Wajah si ibu yang letih terlihat bahagia sekali walaupun dia hanya bisa mendengar tangisan anaknya itu.

'Alhamdulillah, anak ibu telah lahir dengan selamat dan sehat', ujar bidan yang membantu persalinan.
'Terima kasih'.
'Bu bidan, seperti apakah wajah anakku ini ? ', pinta si ibu.

'Dia cantik sekali,bu', jawab si bidan,
'Matanya bulat , bulu matanya lentik, pipinya montok , hidungnya sedikit mancung dan bibirnya tebal merekah'. Bersyukurlah kepada Allah . Dia mirip sekali dengan ibu !'.

Si ibu tak kuasa menahan haru, air matanya berlinang linang, ia mendekap bayinya dan mencium keningnya, sambil berbisik, 'Tuhan, izinkanlah aku memandang wajah buah hatiku ini.........sekaliii ini saja Tuhan !!.

Kamis, 29 Agustus 2019

DO'AKAN KAMI, SAHABAT !

'Mohon do'a do'a  nya ya dok.....'
Ucapan yang amat mengharukan dari istri sahabatku masih terngiang ngiang di telingaku saat aku meninggalkan rumah sakit tempat sahabatku itu dirawat.

Dia kembali didera penyakit yang membuatnya harus masuk ke rumah sakit. Dokter yang merawat menginstruksikannya untuk beristirahat total selama beberapa bulan dan melarangnya untuk melakukan aktivitas apapun.

Selasa, 25 Juni 2019

KEPASRAHAN DI BALIK KETIDAKBERDAYAAN

Beberapa tahun yang silam, ada seorang ibu tua , mantan aktivis organisasi dan ibu dari seorang tokoh parpol terkenal, yang sering berkunjung ke tempat praktekku. 

Si ibu tua ini menderita penyakit glaukoma kronis. Dia hampir kehilangan seluruh penglihatannya karena seluruh syaraf matanya rusak sehingga tentu saja mustahil untuk dapat disembuhkan. 
Seperti biasa, usai melakukan pemeriksaan, aku selalu mengajaknya berbincang bincang.

Rabu, 12 Desember 2018

KEKUASAAN DAN KEJAYAAN TIDAK ABADI


Napoleon Bonaparte, seorang penguasa dan tokoh terkenal di Prancis   pada abad  ke-18/19,  sedang berada di puncak kejayaannya. 

Suatu hari, dia menyampaikan pidato berapi api di hadapan rakyatnya.

Semuanya terkesima, takjub dan kemudian menyanjung nyanjung, memuja muja dan mengelu elukannya.
Sebagian diantara mereka bahkan berteriak histeris.