Selasa, 12 November 2024

KOMPETISI ATAUKAH SEBUAH PERJALANAN ?

Ada sebagian orang yang melihat kehidupan ini sebagai sebuah medan untuk berkompetisi, maka dia akan menganggap orang lain sebagai saingan. Ada sebagian yang lain melihat kehidupan ini sebagai sebuah perjalanan, maka dia akan menganggap orang lain sebagai rekan seperjalanan.

Dari cara pandang seseorang menganggap orang lainpun, akan melahirkan sikap yang berbeda pula. Yang melihat kehidupan ini sebagai kompetisi, akan berbeda sikap dengan yang melihat kehidupan ini sebagai sebuah perjalanan. Yang pertama akan melakukan segala cara untuk mendapatkan "kemenangan", sementara yang kedua akan melakukan segala cara bagaimana melayani yang lain agar semuanya sampai bersama pada tujuan.


Ada sebuah ungkapan;
"Call me crazy, but I love to see people happy and succeeding. Live is a journey not a competition"
(Sebut saja diriku gila, tapi aku suka melihat orang lain bahagia dan selalu demikian. Hidup ini adalah sebuah perjalanan, bukanlah sebuah kompetisi.)

Tentukan cara pandang kita dalam melihat kehidupan ini serta menganggap orang lain, karena hal itu pasti akan mempengaruhi sikap dan perilaku kita.

Dalam sebuah FirmanNya, Allah Swt menyebutkan, "faa ayna tashabun..? Hai manusia hendak kemana kalian akan pergi...?"  sebuah pertanyaan yg mengorientasi manusia agar mengarahkan biduk perjalanannya pada satu tujuan. Di saat yang sama Tuhan juga memberi ruang kebebasan pada setiap manusia untuk memilih jalannya. 

Pilihan atas jalan tersebut akan menentukan nasib dan masa depannya. Apakah akan berakhir pada kebahagiaan atau kesengsaraan...

Selamat Menikmati hidup dalam Naungan Ilahi

(AH)


Sabtu, 16 Mei 2020


Usianya sudah lebih dari 60 tahun, tetapi masih terlihat sehat dan bugar.
Setiap kali kontrol ke poli mata, dia selalu datang bersama anak perempuannya yang selalu setia mendampinginya. 
Belakangan aku tahu, suaminya sudah lama meninggal dunia, sehingga kini ia hanya tinggal berdua saja dengan satu satunya anak perempuannya itu yang sedang menempuh pendidikan di sebuah perguruan tinggi dan sudah bekerja. 

Aku selalu teringat saat dia datang pertama kali masuk ke ruang praktekku dituntun oleh anaknya untuk melakukan pemeriksaan sekitar bulan Januari yang lalu. Kedua matanya tidak bisa melihat lagi.
Wajahnya terlihat agak murung, seakan akan menyimpan kesedihan dan kekecewaan yang amat mendalam.

Setelah melakukan pemeriksaan, aku berkata, 'Ibu, kedua mata ibu menderita penyakit katarak yang sudah berat sehingga tidak bisa melihat lagi. Satu satunya cara untuk memulihkan kembali penglihatan ibu adalah dengan operasi katarak'. 

Si ibu menjawab, 'Saya serahkan saja kepada dokter apa yang terbaik buat saya, sambil berdo'a semoga Allah memberikan kekuatan kepada nak dokter untuk mengoperasi mata dengan sebaik baiknya'.  'Saya siap untuk operasi dok !', katanya.

Si ibu aku minta untuk melakukan pemeriksaan penunjang, seperti pengukuran tekanan bola mata dan lensa tanam serta pemeriksana tekanan darah dan gula darah. Lalu, tibalah saatnya menentukan waktu operasi.
Aku berkata kepada anaknya, 'Mbak,  






Sabtu, 29 Februari 2020

KOMITE MEDIK & TKMKB BPJS JAKARTA UTARA


TIM KENDALI MUTU KENDALI BIAYA
BPJS KANTOR CABANG JAKARTA UTARA

Oleh dr. Riki Tsan, SpM

Beberapa tahun yang dulu dr. Netty Siahaan ( saat itu menjabat sebagai Direktur RSUD Cilincing ) menetapkan dr. Hendra, SpB dan dr. Riki Tsan, SpM sebagai perwakilan Komite Medik untuk dimasukkan di dalam Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) BPJS-Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Utara.

Kewajiban membentuk TKMKB serta berbagai aturan terkait struktur, tugas, tanggung jawab dan lain lain diuraikan secara rinci di dalam Peraturan BPJS Kesehatan nomor 8 tahun 2016 tentang Penerapan Kendali Mutu dan Kendali Biaya pada Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Minggu, 12 Januari 2020

MENAHAN EMOSI


Gambar terkait
Syahdan,ada seorang pengusaha  muda mengendarai sedan mewah menuju ke luar kota. 
Saat melewati perbukitan berkelok, dilihatnya sebuah truk melaju dari arah yang berlawanan.

Ketika berpapasan di tikungan jalan, sang pengemudi truk melambatkan laju kendaraannya, lalu membuka kaca jendela dan berteriak dengan keras, 'Keboo...!'

Sang pengusaha muda itu kaget. 
Dia merasa tersinggung dan langsung membuka kaca jendela mobil.
Lalu, membalas teriakan si pengemudi truk itu dengan nada emosional, 'Kamu itu yang kebo...!!', sambil tancap gas.

Selasa, 31 Desember 2019

RENUNGAN KEMATIAN MENYAMBUT TAHUN BARU


Anak anak merayakan pergantian tahun dengan pesta meriah dalam suasana yang penuh suka cita. Namun, si ibu tampak tidak begitu gembira. 

'Kenapa ibu kelihatan sedih ?', tanya salah seorang anaknya.

Dia menjawab,  'Ibu sedih, karena baru pada tahun ini  kita menyambut pergantian tahun tanpa kehadiran ayah kalian bersama sama kita’.
Seketika, anak anaknya terdiam membisu dan masing masing merasakan keharuan dan kesedihan yang amat mendalam.

Rabu, 30 Oktober 2019

SEKALI INI SAJA,TUHAN...!

Dari sebuah klinik kecil terdengar jerit tangis anak bayi memecah keheningan malam.

Seorang ibu tunanetra yang kedua matanya buta baru saja melahirkan anaknya yang pertama.
Wajah si ibu yang letih terlihat bahagia sekali walaupun dia hanya bisa mendengar tangisan anaknya itu.

'Alhamdulillah, anak ibu telah lahir dengan selamat dan sehat', ujar bidan yang membantu persalinan.
'Terima kasih'.
'Bu bidan, seperti apakah wajah anakku ini ? ', pinta si ibu.

'Dia cantik sekali,bu', jawab si bidan,
'Matanya bulat , bulu matanya lentik, pipinya montok , hidungnya sedikit mancung dan bibirnya tebal merekah'. Bersyukurlah kepada Allah . Dia mirip sekali dengan ibu !'.

Si ibu tak kuasa menahan haru, air matanya berlinang linang, ia mendekap bayinya dan mencium keningnya, sambil berbisik, 'Tuhan, izinkanlah aku memandang wajah buah hatiku ini.........sekaliii ini saja Tuhan !!.

Kamis, 29 Agustus 2019

DO'AKAN KAMI, SAHABAT !

'Mohon do'a do'a  nya ya dok.....'
Ucapan yang amat mengharukan dari istri sahabatku masih terngiang ngiang di telingaku saat aku meninggalkan rumah sakit tempat sahabatku itu dirawat.

Dia kembali didera penyakit yang membuatnya harus masuk ke rumah sakit. Dokter yang merawat menginstruksikannya untuk beristirahat total selama beberapa bulan dan melarangnya untuk melakukan aktivitas apapun.

Selasa, 25 Juni 2019

KEPASRAHAN DI BALIK KETIDAKBERDAYAAN

Beberapa tahun yang silam, ada seorang ibu tua , mantan aktivis organisasi dan ibu dari seorang tokoh parpol terkenal, yang sering berkunjung ke tempat praktekku. 

Si ibu tua ini menderita penyakit glaukoma kronis. Dia hampir kehilangan seluruh penglihatannya karena seluruh syaraf matanya rusak sehingga tentu saja mustahil untuk dapat disembuhkan. 
Seperti biasa, usai melakukan pemeriksaan, aku selalu mengajaknya berbincang bincang.

Rabu, 12 Desember 2018

KEKUASAAN DAN KEJAYAAN TIDAK ABADI


Napoleon Bonaparte, seorang penguasa dan tokoh terkenal di Prancis   pada abad  ke-18/19,  sedang berada di puncak kejayaannya. 

Suatu hari, dia menyampaikan pidato berapi api di hadapan rakyatnya.

Semuanya terkesima, takjub dan kemudian menyanjung nyanjung, memuja muja dan mengelu elukannya.
Sebagian diantara mereka bahkan berteriak histeris.

Senin, 01 Oktober 2018

DETIK DETIK BERPULANGNYA IBUKU

Teman saya, yang juga seorang dokter spesialis mata mengirimkan sebuah pesan pendek di grup WA yang berisi kronologis singkat bagaimana ibunya wafat saat terjadinya gempa bumi di Palu.

Dia tinggal di Bekasi dan mendapatkan informasi tersebut dari keluarganya yang selamat dan yang sempat menyaksikan peristiwa itu.

Saya mencoba menuliskan kembali pesan yang sangat mengharukan tersebut dan berusaha membayangkan serta melukiskannya dengan 'bahasa' saya sendiri.
---------

Kamis, 13 September 2018

RANAP MENGUNTUNGKAN,DOK !

Percakapan seorang residen dan pengujinya.

Penguji : Anda sudah pernah belajar pterigium ?.

Residen : Sudah dok...!

Rabu, 12 September 2018

KEBURU MATI


Usai diperiksa dokter mata, pasien penderita katarak yang sudah berusia 85 tahun itu, kembali ke ruang tunggu. Sementara, anaknya mendatangi bagian pendaftaran operasi.

'Mbak, ibu saya sudah diperiksa dokter dan mau didaftar untuk operasi katarak', kata anak si pasien.
'Ma'af, Pak'. Untuk bulan ini, kuota operasi katarak BPJS sudah habis', kata si petugas
'Bagaimana untuk bulan depan, mbak ?', tanyanya.

Selasa, 04 September 2018

FALSAFAH UNTUNG

Dalam perjalanan pulang usai mengunjungi teman sejawatnya, seorang dokter spesialis mata singgah di sebuah mesjid untuk melaksanakan sholat Ashar.

Dia melepas sepatunya di pelataran mesjid sesaat  akan memasuki pintu mesjid, berwudhu' dan kemudian melaksanakan sholat.

Sabtu, 02 Juni 2018

FENOMENA BUKBER

Esensi Puasa Ramadhan sebetulnya mengajarkan kita untuk hidup sederhana dan mampu merasakan penderitaan saudara saudara kita yang miskin, yang kelaparan,yang tunawisma dan yang demikian susah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari hari.

Namun, maraknya budaya buka puasa bersama ( bukber ) yang secara ekslusif diselenggarakan di hotel hotel, di mall mall ataupun di restauran restauran mewah dengan hidangan beraneka ragam makanan dan minuman yang berlimpah tanpa memperdulikan kaum fakir miskin telah menggiring kita untuk mengabaikan esensi puasa Ramadhan itu......

Sabtu, 26 Mei 2018

HIDUP SEKEDAR MENUNGGU MATI

Dokter Tulus, seorang dokter spesialis mata 'sepuh' yang berusia 75 tahun masih tampak segar dan bugar. Sejak masih muda, dia senang melakukan operasi katarak dalam kegiatan kegiatan bakti sosial buat masyarakat miskin dan tidak mampu.

Walaupun sudah divonis menderita penyakit jantung dan diminta untuk istirahat , namun dokter Tulus tak memperdulikannya dan tetap saja mengikuti berbagai kegiatan bakti sosial operasi katarak  (baksos katarak) dari satu daerah ke daerah yang lain.

Jumat, 25 Mei 2018

HIDUP SEKEDAR MENUNGGU MATI

Dokter Tulus, seorang dokter spesialis mata 'sepuh' yang berusia 75 tahun masih tampak segar dan bugar. Dia senang melakukan operasi katarak dalam kegiatan bakti sosial buat masyarakat miskin dan tidak mampu.


Walaupun sudah divonis menderita penyakit jantung dan diminta untuk istirahat , namun -seakan akan tak memperdulikannya- dokter Tulus tetap saja mengikuti berbagai kegiatan bakti sosial operasi katarak  (baksos katarak) dari satu daerah ke daerah yang lain.

Jumat, 18 Mei 2018

BERSABAR DAN MENSYUKURI MUSIBAH

Beberapa hari setelah menjalani operasi katarak, seorang pasien yang berusia 50an tahun 'curhat' kepada dokternya.

'Dok, aku ini orang  yang sangat sibuk', katanya.
'Hari hariku dipenuhi dengan urusan pekerjaan dan jarang tinggal lama di rumah. Jujur saja dok, penyakit katarak dan operasi ini sungguh merupakan musibah yang amat menyakitkan buat diriku. Aku terpaksa beristirahat di rumah dan tidak bisa melakukan pekerjaanku'.

Sabtu, 21 April 2018

ASKPP


Diperkirakan,10 persen diantara lebih dari 60-an juta anak sekolah di Indonesia saat ini menderita gangguan penglihatan sehingga mereka mengalami kesulitan dalam mengikuti proses belajar di sekolah.

Kamis, 12 April 2018

KENIKMATAN SURGA

Dalam pengajian kali ini, ustadz Syukur menguraikan panjang lebar berbagai macam kenikmatan di dalam surga.
Usai memberikan ceramah, ustadz mengajukan pertanyaan kepada para jama'ahnya.
Pertanyaannya ialah apa yang mereka inginkan jika masuk ke dalam surga.

'Saya ingin makan makanan yang paling lezat, pak ustadz, kata salah seorang ibu.
'Saya ingin punya banyak rumah dan mobil mewah', tutur seorang bapak.
'Aku mau minum susu , madu dan anggur sepuasnya puasnya ', kata yang lain.
'Apa benar di dalam surga itu ada bidadarinya, ustadz ?', tanya seorang pria muda ditimpali cekikikan dari ibu ibu.
Suasana di dalam mesjid itu menjadi riuh dan ramai.

Jumat, 23 Maret 2018

PATERNALISTIK

Ada 3 pola hubungan antara dokter dengan pasiennya yakni pola paternalistik, pola individual dan pola resiprokal kolegial.

Pada pola paternalistik, pasien melihat dokternya sebagai seorang 'bapak' yang memiliki otoritas mutlak atas tubuhnya. Pokoknya, dia manut saja apapun keputusan dan tindakan yang dilakukan oleh dokter terhadap dirinya.

Pasien seperti ini yakin seyakin yakinnya bahwa seorang dokter dalam memberikan pengobatan tidak mungkin mencederai tubuhnya, sesuai prinsip first do no harm
Dalam pandangan mereka, dokter dokter seperti ini diyakini memiliki kualitas moral dan sikap etik yang amat terpuji serta bekerja dengan sangat profesional.